PELITARIAU, Meranti- Dalam rangka menginventarisir isu strategis yang berkembang dimasyarakat sebagai pertimbangan mengambil kebijakan bagi Pemerintah Daerah di pimpin langsung
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti Julian Norwis SE MM bersama Komunitas Inteligen Daerah (Kominda) yang dipusatkan di Aula Kopi Tiam, Selatpanjang, Selasa (17/10/16).
Pertemuan tersebut merupakan Salah satu upaya yang dilakukan dengan cara memperkuat fungsi Kominda melalui koordinasi intensif untuk menginventarisir semua isu yang berkembang dimasyarakat.
Diawal ia menjabat sebagai Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti Julian Norwis SE MM, terus melakukan pembenahan mulai dari Internal kepegawaian hingga eksternal yakni mengantispasi segala hal yang berpotensi menganggu stabilitas daerah.
Nantinya seperti dijelaskan Plt. Sekda semua masukan terkait isu ini akan digunakan sebagai pertimbangan bagi Kepala Daerah (Bupati) dalam mengambil kebijakan strategis.
"koordinasi ini harus kita solidkan sehingga semua isu yang berkembang dimasyarakat dapat kita tampung, gunanya sebagai masukan dan bahan pertimbangan bagi pimpinan dalam menyikapi kondisi terkini di Meranti," harap Plt. Sekda.
Dalam pertemuan yang difasilitasi oleh Kantor Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat itu, semua pimpinan instansi vertikal maupun perorangan yang masuk dalam komunitas Kominda diantaranya Intel Kepolisian Polres Meranti, pihak Imigrasi, Danposal, Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC), Kejaksaan Negeri, serta TNI dan Kantor Kesbangpolinmas memaparkan berbagai informasi terkini yang berpotensi menimbulkan kerawanan Kamtimbas.
Diantaranya, pentingnya pengadaan pelabuhan resmi bongkar muat barang untuk memudahkan pihak Bea Cukai dalam mengawasi peredaran keluar masuknya barang ke Meranti. Selanjutnya pendataan orang asing oleh pihak Imigrasi, pengawasan lalu lintas kapal diperairan Meranti dalam rangka memberantas peredaran narkoba oleh Danposal, serta pengawasan penggunaan bahan peledak oleh perusahaan yang beroperasi di Meranti oleh pihak TNI dan Polri termasuk juga keberadaan organisasi 'radikal' yang mulai marak.
Setelah mendengar semua pemaparan dari Kominda, Plt. Sekda yang didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan Alizar S.Sos mengungkapkan, semua isu strategis yang berkembang dimasyarakat itu akan ditampung dan dilaporkan kepada pimpinan untuk ditindaklanjuti. "Semua masukan ini akan kita sikapi dengan serius, karena menyangkut kondusifitas daerah, namun menyangkut kebijakan kita akan serahkan kepada pimpinan," jelasnya lagi.
Kedepan Plt. Sekda berharap koordinasi yang baik antar anggota Kominda saat ini terus terjaga dan ditingkatkan lagi, sehingga melalui komunikasi intens tersebut, segala informasi dapat diketahui dengan cepat dan dapat ditindak lanjuti dengan langkah yang cepat pula.
"Yang kita inginkan semua isu yang berpotensi menimbulkan kerawanan sosial dapat diketahui dengan cepat sehingga kita dapat dengan cepat mengantisipasinya," pungkas Sekda mengapresiasi seluruh anggota Komida yang telah serius bekerja dalam mencibtakan kondisi yang kondusif di Kabupaten Meranti. ***ek